1. Malaysia
Perkembangan kebidanan di Malaysia bertujuan untuk menurunkan MMR dan IMR dengan menempatkan bidan desa. Mereka memiliKI basic SMP + juru rawat + 1 tahun sekolah bidan.
Perkembangan kebidanan di Malaysia bertujuan untuk menurunkan MMR dan IMR dengan menempatkan bidan desa. Mereka memiliKI basic SMP + juru rawat + 1 tahun sekolah bidan.
- Jepang
Sekolah bidan di
Jepang dimulai pada tahun 1912 pendidikan bidan disini dengan basic sekolah
perawat selama 3 tahun + 6 bulan pendidikan bidan. Tujuan pelaksanaan
pendidikan ini adalah untuk meningkaTkan pelayanan kebidanan dan neonatus tapi
pada masa itu timbul masalah karena masih kurangnya tenaga bidan dan bidan
hanya mampu melakukan pertolongan persalinan yang normal saja, tidak siap jika
terdapat kegawat daruratan sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas bidan
masih kurang memuaskan. Pada tahun 1987 ada upaya untuk meningkatkan pelayanan dan pendidikan
bidan, menata dan mulai merubah situasi.
- Belanda
Negara Belanda merupakan Negara Eropa yang
teguh berpendapat bahwa pendidikan bidan harus dilakukan secara terpisah dari
pendidikan perawat. Menurut Belanda disiplin kedua bidang ini memerlukan sikap
dan keterampilan yang berbeda. Perawatan umumnya bekerja secara hirarki di RS
dibawah pengawasan sedangkan bidan diharapkan dapat bekerja secara mandiri di
tengah masyarakat. Akademi pendidikan bidan yang pertama pada tahun 1861 di RS
Universitas Amsterdam. Akademi ke dua dibuka pada tahun 1882 di Rotterdam dan
yang ketiga pada tahun 1913 di Heerlen. Pada awalnya pendidikan bidan adalah 2
tahun, kemudian menjadi 3 tahun dan sejak 1994 menjadi 4 tahun. Pendidikannya
dengan dasar SMA. Tugas pokok bidan di belanda adalah keadaan normal dan
merujuk keadaan yang abnormal ke dokter ahli kebidanan.
- Inggris
Pada tahun 1902 pelatihan dan registrasi
bidan mulai diteraturkan. Selama tahun
1930 banyak perawat yang teregistrasi masuk kebidanan karena dari tahun 1916
mereka melaksanakan kursus-kursus kebidanan lebih singkat dari pada perempuan
tanpa kualifikasi keperawatan. Tahun 1936 kebanyakan siswa-siswa kebidanan
teregistrasi sebagai perawat. Pelayanan
kebidanan di Inggris banyak dilakukan oleh bidan praktek swasta. Semenjak
pertengahan 1980 kurang lebih 10 orang bidan melaksanakan praktek mandiri.
Tahin 1990 bertambah sekitar 32 bidan, 1991 menjadi 44 bidan, dan 1994 sekitar
100 orang bidan dengan 80 bidan masuk dalam independent Midwives Assosiation.
Alasan bidan di
Inggris melakukan praktek mandiri :
·
Penolakan terhadap model medis
dalam kelahiran ( Medicalisasi)
·
Ketidakmampuan menyediakan
perawatan yang memuaskan dalam NHS ( National Health Servis )
·
Untuk mengurus status bidan
sebagai praktisi
·
Untuk memberikan kelangsungan
perawatan dan kemampuan bidan dalam memberikan pertolongan persalinan di rumah
sebagai pilihan mereka.
Pendidikan
kebidanan di inggris :
·
High School + 3 tahun
·
Nurse + 18 bulan
Mayoritas bidan di Inggris
adalah lulusan diploma. Sejak tahun 1995 sudah ada lulusan S1 kebidanan dengan
dasar SMU + 3-4 tahun.
- Australia
Australia sedang pada titik perubahan terbesar dalam pendidikan kebidanan.
System ini menunjukkan bahwa seorang bidan adalah seorang perawat yang
terlegislasi dengan kualifikasi kebidanan.
Konsekwensinya banyak bidan-bidan yang telah mengikuti pelatihan di
Amerika dan Eropa tidak dapat mendaftar tanpa pelatihan perawatan. Siswa-siswa
yang mengikuti pelatihan kebidanan pertama kali harus terdaftar sebagai
perawat. Kebidanan
swasta di Australia berada pada poin kritis pada awal tahun 1990, berjuang
untuk bertahan pada waktu perubahan besar.
3 faktor yang bekerja melawan kebidanan
- Medical yang dominan
- Berlawanan dengan profesi keperawatan
- Tidak mengabaikan komunitas peran bidan
Medicalisasi telah dibawa sebagian oleh
dokter, melalui pelatihan melebihi dari yang diperlukan ini adalah gambaran
dari pejuangan bidan-bidan di Negara lain. Profesi keperawatan di Australia
menolak hak bidan sebagai identitas profesi yang terpisah. Dengan kekuatan penuh
bidan-bidan yang sedikit militant tersupport untuk mencapai kembali hak-hak dan
kewenangan mereka dalam menolong persalinan
Pendidikan bidan
dengan basic perawat + 2 tahun. Sejak tahin 2000 telah dibuka University of Teknology
of Sydney yaitu
S2 ( Doctor Of Midwifery )
- Spanyol
Spanyol merupakan salah satu Negara di benua
Eropa yang telah lama mengenal profesi bidan. Dalam tahun 1752 persyaratan
bahwa bidan harus lulus ujian, dimana materi ujiannya adalah dari sebuah buku
kebidanan “ A Short Treatise on the Art Of Midwifery) pendidikan bidan di ibu
kota Madrid dimulai pada thain 1789. Bidan disiapkan untuk bekerja secara
mandiri di masyarakat terutama dikalangan petani dan buruh tingkat menengah
kebawah. Bidan tidak boleh mandiri memberikan obat-obatan , melakukan tindakan
yang menggunakan alat-alat kedokteran.
Pada tahun 1942 sebuah RS Santa Cristina
menerima ibu-ibu yang hendak bersalin. Untuk itu dibutuhkan tenaga bidan lebih
banyak. Pada tahun 1932 pendidikan bidan disini secara resmi menjadi School of
Midwife. Antara tahun 1987-1988 pendidikan bidan untuk sementara ditutup karena
diadakan penyesuaian kurikulum bidan menurut ketentuan Negara-negara masyarakat
Eropa, bagi mereka yang telah lulus sebelum itu, penyesuaian pada akhir 1992.
- Ontario Canada
Mulai tahun 1978
wanita dan keluarga tidak puas dengan system perawatan maternity di Ontario.
Bidan di Ontario memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda yang
terbanyak adalah berasal dari pendidikan kebidanan di Britain, beberapa memiliki pendidikan
bidan formal di Belanda, Jerman dan beberapa memiliki latar belakang perawat. Selain itu di canada pada
umumnya tenaga bidan datang dari luar. Mereka datang sebagai tenaga perawat dan
pelayanan kebidanannya disebut Maternity
Nursing. Di Canada tidak ada peraturan atau izin praktek bidan, pada tahun 1991
keberadaan bidan diakui di Canada. Di Ontario dimulai secara resmi pendidikan
di university Based, Direc Entry dan lama pendidikan 3 tahun. Dan mereka telah
menpunyai ijazah bidan diberi kesempatan untuk registrasi dan di beri izin
praktek.
- Denmark
Merupakan Negara Eropa lainnya yang
berpendapat bahwa profesi bidan tersendiri. Pendidikan bidan disini mulai pada
tahun 1787 dan pada tahun 1987 yang lalu merayakan 200 tahun berdirinya sekolah
bidan. Kini ada 2 pendidikan bidan di Denmark.
Setiap tahun menerima 40 siswa dengan lama
pendidikan 3 tahun direct entry. Mereka yang menjadi perawat maka pendidikan
ditempuh 2 tahun. Hal ini menimbulkan berbagai kontroversi dikalangan bidan
sendiri, apakah tidak sebaiknya pendidikan bidan didirikan atas dasar perawat
sebagian besar berpendapat tidak.
Pendidikan post gradua terbagi bidan selama 9
bulan dalam bidang pendidikan dan
pengelola. Tahun 1973 disusun rangkaian pedoman bagi bidan yang mengelompokkan
klien dari berbagai resiko yang terjadi. Hal ini menimbulkan masalah kerena
tidak jelas batasan mana yang resiko rendah dan tinggi. Pada tahun 1990
diadakan perubahan pedoman baru yang isinya sama sekali tidak menyinggung
masalah resiko. Penekanan pelayanan adalah pada
kesehatan non invansi care.
- New Zealand
Selama 50 tahun masalah kebidanan hanya
terpaku pada medicalisasi kelahiran bayi yang progresif. Wanita tukang sihir
telah dikenal sebagai bagian dari maternal sejak tahun 1904. Tindakan
keperawatan mulai dari tahun 1971 mulai diterapkan pada setiap ibu hamil, hal
ini menjadikan bidan sebagai perawat spesialis kandungan.
Pada tahun 1970 Selandia Baru telah
menerapkan medicalisasi kehamilan. Ini didasarkan pada pendekatan mehasiswa
pasca sarjana ilmu kebidanan dari universitas Aukland untuk terjun ke rumah
sakit pemerintah khusus wanita. Salah satu konsekuensi dari pendekatan ini
dalah regional jasa. Inia dalah efek dari sentralisasi yang mengakibatkan
penutupan runah sakit pedesaan dan wilayah kota.
Dengan adanya dukungan yang kuat terhadap
gerakan feminis, banyak wanita yang berjuang untuk meningkatkan medicalisasi
dan memilih persalinan di rumah. Dengan adnya dukungan yang kuat terhadap
gerakan feminis, banyak wanita yang berjuang untuk meningkatkan medicalisasi
dan memilih persalinan di rumah. Kumpulan Homebirth di Aukland dibentuk tahun
1978. dimulai dengan keanggotaan 150 orang dan menjadi organisasi nasional
selama 2 tahun yaitu NZNA ( New Zaeland Nurses Association). Perkumpulan ini
didukung oleh para langganan, donator dan tenaga kerja suka rela atau
fakultatif yang bertanggung jawab atas
banyaknya perubahan positif dalan system RS. Tahun 1986 homebirth sangat
berpengatruh dalam kemajuan melawan penetapan yang dibuat oleh medis, akhirnya
menteri pelayanan kesehatan secara resmi mengakui homebirth tanuh 1986.
Pada tahun 1980 NZNA membuat garig besar
mengenai statemen kebijakan atas pembatasan rumah hal ini disampaikan olah
penasehat panitia meternal jasa kepada jawatan kesehatan. Panitia meternal jasa
adalah suatu panitia dimana dokter kandungan menyatakan peraturan mengenai
survey maternal terutama dalam hal memperdulikan rumah
Sekarang NZNA telah membuat kemajuan yang
patut dipertimbangkan dalam menetapkan konsep general perawat kesehatan
keluarga secara berkesinambungan menyediakan pelayanan mulai dari kelahiran
sampai meninggal. Sejak tahun 1904 RS St. Hellen mengadakan pelatihan kebidanan
selama 6 bulan dan ditutup tahun 1979. sebagi penggantinya sejak tahun 1978
beberapa politeknik keperawatan berdiri, selain itu ada yang melanjutkan
pendidikan di Australia untuk memperoleh keahlian kebidanan. Tercatat 177 (86
%) bidan telah memperolah pendidikan kebidanan di luar negeri pada tahun 1986
dari 206 bidan yang ada, dan hanya 29 orang lulusan kebidanan Selandia Baru
tahun 1987.
Tahun 1981 sebagian besar RS memasukkan bidan
keperkumpulan perawat, para bidan mengalami krisis untuk membentuk organisasi
dan pemimpin dari mereka. Kemudian muncul perkumpulan bidan yang menentang NZNA
untuk mendapatkan rekomendasi lebih lanjut langsung di bawah RS atau dibawah
dokter kandungan.
10. Amerika Serikat
Mengenai kemajuan kebidanan dapat diceritakan sebagai berikut. Setelah
Amerika Serikat mengalami kamajuan maka Negara-negara lain menyusulnya terutama
setelah buku tentang kebidanan dicetak dan diedarkan. Yang memajukan kebidanan
itu antara lain ialah mereka yang di sebut dibawah ini :
a.
William Harley (1578-1657)
Menyelidiki fisiologi dari plasenta dan selaput janin, sehingga
ditemukan fungus plasenta dan selaput janin seperti yang kita ketahui sekarang
ini.
b.
Arantius
Seorang guru besar dari Italia
menemukan suatu ductus/pembuluh darah sementara pada janin yang menghubungkan
vena umbilicalis dan vena cava inferior. Ductus itu tertutup bila anak sudah
lahir dan kemidian menjadi jaringan. Ductus itru bernama sesuai dengan yang
menemukannya yaitu Ductus Arabtii/
ductus yang ditemukan oleh Arantius
c.
Fallopius
Juga seorang guru besar dari
Italia. Menemukan saluran sel telur yang terletak antara uterus dan ovarium. Saluran itu dinamakan Tuba Fallopii
d.
Boudelocque dar Perancis (1745-1810)
Beliau mempelajari mengenai panggul dan menemukan ukuran-ukuran
panggul, serta memberi banyak sekali pelajaran tentang panggul. Salah seorang
muridnya adalah William Potts Dewees yang hidup antara tahun 1768-1841. mula-mula
beliau mengikuti James Llyod sebagai professor Kebidanan di Universitas
Pensylvania Amerika Serikat, kemudian balajar ke Perancis kepada Boudelocque,
terutama mempelajari panggul. Sekembalinya di Amerika Serikat beliau memberikan
pelajaran tentang panggul, hingga mendapat sebutan Boudelocque Amerika.
Kecuali itu beliau menerbitkan
buku pada tahun 1824, denan pelajaran antara lain sebagai berikut :
a. Pengertian tentang panggul
sebagai basis dalam kebidanan
b. Persalinan dapat diperlakukan
dengan tidur telentang dan kaki dibengkokkan / sikap dorsal recumbent, kecuali
tidur miring yang biasa dilakukan.
c. Pemasangan forcep bila perlu jangan di tunda karena dapat
membahayakan ibu dan anak. Ketentuan pemasangan forcep : kepala jangan lebih 6
jam di dasar panggul.
e.
Hugh L. Hodge
Menemukan bidang-bidang dalam panggul untuk mengetahui sampai dimana
turunnya kepala anak, bidang itu juga dinamkan bidang Hodge, kecuali itu beliau
juga memberikan pelajaran kebidanan yang antara lain sebagai berikut :
a.
Letak vertex/ belakang kepala
anak, di belakang bisa disebabkan kerena putaran yang salah
b. Mekanisme letak sungsang sesuai dengan
yang diajarkan sekarang
c. Pemasangan forcep harus disamping kepala
anak, kecuali bila kepala masih tinggi atau bila anak melintang
d. Mengubah letak kepala dengan
tangan (inwendige correctie) sebelum
memasang cunam
e.
Membagi turunnya kepala dengan
bidang-bidang dalam panggul.
0 komentar:
Posting Komentar